Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan - Universitas Indonesia

Program Outbound Mobility-Matchmaking Research Interest

Tokyo, 15 Juni 2026 – Dalam rangka Program Bantuan Outbound Mobility–Matchmaking Research Interest, Dr. Hayati Sari Hasibuan, S.T., M.T., sebagai Dosen sekaligus Manajer Riset dari Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan Universitas Indonesia (SPPB UI) melakukan kunjungan akademik ke Laboratory of Organic Geochemistry (LOG), Division of Environmental Science on Biosphere, Tokyo University of Agriculture and Technology (TUAT), Jepang.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya penguatan jejaring penelitian internasional sekaligus penjajakan peluang kolaborasi riset di bidang mikroplastik, nanoplastik, dan pencemaran lingkungan perairan. Dalam kegiatan tersebut, Dr. Hayati Sari Hasibuan berkesempatan bertemu dan berdiskusi langsung dengan Prof. Hideshige Takada, Ketua Laboratory of Organic Geochemistry (LOG), yang dikenal sebagai salah satu peneliti terkemuka dunia di bidang pencemaran lingkungan. Berdasarkan data Scopus, Prof. Takada memiliki H-index 75 dengan lebih dari 24.000 sitasi dari 207 publikasi ilmiah. Diskusi juga melibatkan Dr. Kaoruko Mizukawa, supervisor Laboratory of Organic Geochemistry.

Dalam kesempatan tersebut dilakukan diskusi ilmiah mengenai perkembangan penelitian mikroplastik dan nanoplastik di lingkungan perairan serta berbagai isu pencemaran organik yang menjadi fokus penelitian Laboratorium LOG. Sebagai bagian dari kegiatan akademik, Dr. Hayati Sari Hasibuan mempresentasikan dua hasil penelitian yang sedang dikembangkan, yaitu:

  1. “Quantitative Analysis of PVC Microplastics and Phthalate Additives in Coastal and Desalinated Water Using Py-GC/MS/MS: Land-Use Drivers and Ecological Risk Implications”, yang membahas keberadaan mikroplastik PVC dan senyawa aditif ftalat pada air laut pesisir dan air hasil desalinasi serta implikasi risiko ekologisnya.
  2. “Microplastic and Plastic Additives in Rainwater and Rainwater Harvesting System in Coastal Areas of Jakarta, Indonesia”, yang mengkaji kontaminasi mikroplastik dan aditif plastik pada air hujan dan sistem pemanenan air hujan di wilayah pesisir Jakarta.

Kedua penelitian tersebut memperoleh respons positif dari Prof. Takada dan Dr. Mizukawa. Mereka menilai temuan yang dihasilkan sangat menarik dan berpotensi masuk dalam kategori nanoplastik. Penelitian selanjutnya disarankan untuk diperdalam melalui analisis senyawa organik yang berasosiasi dengan partikel plastik.

Dalam diskusi juga disampaikan berbagai kegiatan riset yang dilakukan LOG, meliputi mikroplastik, sedimentasi, Persistent Organic Pollutants (POPs), dan berbagai kontaminan lingkungan lainnya pada perairan pesisir dan laut di sejumlah negara, termasuk Indonesia, Filipina, India, dan Spanyol. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke fasilitas laboratorium untuk melihat berbagai instrumen dan metode analisis yang digunakan dalam penelitian pencemaran lingkungan. Salah satu hasil penting dari pertemuan tersebut adalah terbukanya peluang kolaborasi penelitian antara SPPB UI dan Laboratory of Organic Geochemistry TUAT. Kedua pihak mendiskusikan rencana penyusunan proposal riset bersama yang berfokus pada perbandingan pencemaran mikroplastik di Jakarta Bay dan Tokyo Bay guna meningkatkan pemahaman mengenai karakteristik, sumber, distribusi, dan dampak mikroplastik pada kawasan pesisir yang menghadapi tekanan aktivitas manusia yang tinggi, sekaligus memperkuat kerja sama penelitian antara Indonesia dan Jepang.